Sabtu, 05 Februari 2011

Dulu, Indonesia dikenal sebagai sebuah negeri yang subur. Negeri kepulauan yang membentang di sepanjang garis katulistiwa yang ditamsilkan ibarat untaian zamrud berkilauan sehingga membuat para penghuninya merasa tenang, nyaman, damai, dan makmur. Tanaman apa saja bisa tumbuh di sana. Bahkan, tongkat dan kayu pun, menurut versi Koes Plus, bisa tumbuh jadi tanaman yang subur.

Namun, seiring dengan berkembangnya peradaban umat manusia, Indonesia tidak lagi nyaman untuk dihuni. Tanahnya jadi gersang dan tandus. Jangankan tongkat dan kayu, bibit unggul pun gagal tumbuh di Indonesia. Yang lebih menyedihkan, dari tahun ke tahun, Indonesia hanya menuai bencana. Banjir bandang, tanah longsor, tsunami, atau kekeringan seolah-olah sudah menjadi fenomena tahunan yang terus dan terus terjadi. Sementara itu, pembalakan hutan, perburuan satwa liar, pembakaran hutan, penebangan liar, bahkan juga illegal loging (nyaris) tak pernah luput dari agenda para perusak lingkungan. Ironisnya, para elite negeri ini seolah-olah menutup mata bahwa ulah manusia yang bertindak sewenang-wenang dalam memperlakukan lingkungan hidup bisa menjadi ancaman yang terus mengintai setiap saat.

Kamis, 27 Januari 2011

HUBUNGAN BILATERAL INDONESIA DAN JERMAN

Antara orang Jerman dan Indonesia terjalin sejarah yang panjang, sudah dimulai sejak abad ke-16 ketika para pedagang Jerman yang menumpang kapal-kapal Belanda maupun Portugis mendatangi wilayah yang dahulu dikenal dengan sebutan Hindia Timur. Selama masa penjajahan Belanda ribuan orang Jerman datang ke Indonesia, baik sebagai pegawai bagian administrasi di bawah Koloni Belanda, maupun sebagai insinyur, tenaga teknis serta tidak ketinggalan sebagai peneliti dan ilmuwan.
Industri Jerman telah ada sejak pertengahan abad ke-19 di Indonesia. Setelah tahun 1945 para pengusaha Jerman, tenaga ahli Jerman di bidang kerja sama pembangunan maupun bidang pendidikan dan penelitian, serta pertukaran akademis yang intensif melanjutkan hubungan Jerman dan Indonesia yang selama ini baik.

Kamis, 30 Desember 2010

Latar Belakang OSIS

Dalam Pembukaan Undang-undang Dasar Tahun 1945 dinyatakan bahwa salah satu tujuan kemerdekaan bangsa kita adalah ‘’mencerdaskan kehidupan bangsa’’, adapun dalam memenuhi amanat tersebut adalah melalui pendidikan. Hal ini dipertegas melalui undang-undang sistem pendidikan nasional nomor 20 tahun 2003, pendidikan merupakan usaha agar manusia dapat mengembangkan potensi dirinya melalui proses pembelajaran dalam atau cara lain yang diakui dan dikenal dalam masyarakat. Selanjutnya dinyatakan dalam UU RI nomor 20 tahun 2003 bahwa tujuan pendidikan nasional adalah berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berakhlak mulia, berilmu, cakap kreatif mandiri dan menjadi warga Negara yang demokrasi serta tanggung jawab. Untuk merealisaikan tujuan tersebut diatas perlu dilaksanakan pendidikan baik di sekolah maupun luar sekolah.
Pendidikan yang dilaksanakan di dalam ruang lingkup sekolah salah satunya adalah kegiatan ekstra kulikuler. Kegiatan Ekstra Kurikuler adalah kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran dan pelayanan konseling untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah/madrasah. Kegiatan ekstrakulikuler merupakan wadah berkembangnya potensi, bakat dan minat secara optimal, serta tumbuhnya kemandirian dan kebahagiaan peserta didik yang berguna untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat.
Salah satu wadah untuk melaksanakan pengembangan kegiatan ekstrakulikuler yang ada pada sekolah menengah baik SMP maupun SLA adalah suatu lembaga sekolah yang disebut dengan OSIS.
OSIS adalah organisasi intra sekolah, sebagai wadah atau menampung seluruh kegiatan siswa di luar jam kegiatan belajar, serta tidak ada hubungannya dengan organisasi dengan OSIS sekolah lain dan atau tidak menjadi bagian dari organisasi lain di luar sekolah bersangkutan. (DEPDIKBUD, 1997)
Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia, definisi dari Organisasi Siswa Intra Sekolah (disingkat OSIS) adalah suatu organisasi yang berada di tingkat sekolah di Indonesia yang dimulai dari Sekolah Menengah yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). OSIS diurus dan dikelola oleh murid-murid yang terpilih untuk menjadi pengurus OSIS. Biasanya organisasi ini memiliki seorang pembimbing dari guru yang dipilih oleh pihak sekolah.
Anggota OSIS adalah seluruh siswa yang berada pada satu sekolah tempat OSIS itu berada. Seluruh anggota OSIS berhak untuk memilih calonnya untuk kemudian menjadi pengurus OSIS.

Minggu, 26 Desember 2010

Kumpulan Cheat Game Gta San Andreas PS2 Indonesia

Badai Pasir
Atas, Bawah, L1 (2x), L2 (2x), L1, L2, R1, R2.

Baju Badut
Segitiga (2x), L1, Kotak (2x), O, Kotak, Bawah, O.

Berotot
Segitiga, Atas (2x), Kiri, Kanan, Kotak, O, Kanan.

Bounty On Your Head
Bawah, Atas (3x), X, R1, R1, L2 (2x).

Bunuh Diri
Kanan, L2, Bawah, R1, Kiri (2x), R1, L1, L2, L1.
Cuaca Cerah
L1, L2, R2 (2x), R1, L2, Segitiga.

Cuaca Panas
R2, X, L1 (2x), L2 (3x), Segitiga.

Cuaca Hujan Badai
R2, X, L1 (2x), L2 (3x), O.

Cuaca Mendung
R2, X, L1 (2x), L2 (3x), Kotak.

Cuaca Kabut
R2, X, L1 (2x), L2 (3x), X.

Darah Tidak Terbatas
Bawah, X, Kanan, Kiri, Kanan, R1, Kanan, Bawah, Atas, Segitiga.

Efek Lambat (Matrix)
X (2x), Kotak, R1, L1, X, Bawah, Kiri, X.

Gemuk
Segitiga, Atas (2x), Kiri, Kanan, Kotak, O, Bawah.

Handling Yg Sempurna
Segitiga, R1 (2x), Kiri, R1, L1, R2, L1.

Hanya Gangs Dan Tidak Ada Polisi
L2, Atas, R1 (2x), Kiri, R1 (2x), R2, Kanan, Bawah.
*Ulangi Cheat Di Atas Untuk Menonaktifkannya.

Helikopter
O, X, L1, O (2x), L1, O, R1, R2, L2, L1 (2x).

Hookers (Kapal Penangkap Ikan) Membayar Anda
Kanan, L2 (2x), Bawah, L2, Atas (2x), L2, R2.

Hovercraft
Segitiga (2x), Kotak, O, X, L1, L2, Bawah (2x).

Jalan Berwarna Hitam
O, L2, Atas, R1, Kiri, X, R1, L1, Kiri, O.

Jalan Berwarna Pink
O, L1, Bawah, L2, Kiri, X, R1, L1, Kanan, O.

Jalanan Sepi
X, Bawah, Atas, R2, Bawah, Segitiga, L1, Segitiga, Kiri.
*Ulangi Cheat Di Atas Untuk Menonaktifkannya.

Jetpack
Kanan, L1, L2, R1, R2, Atas, Bawah, Kiri, Kanan.

Jet Hydra
Segitiga (2x), Kotak, O, X, L1 (2x), Bawah, Atas.

Kendaraan Lain Meledak Jika Tertabrak
L1, L2 (2x), Atas, Bawah (2x), Atas, R1, R2 (2x).

Lalu Lintas Mobil Balap
Atas, L1, R1, Atas, Kanan, Atas, X, L2, X, L1.
*Ulangi Cheat Di Atas Untuk Menonaktifkannya.

Jumat, 24 Desember 2010

Fungsi Larutan Penyangga

Adanya larutan penyangga ini dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari seperti pada obat-obatan, fotografi, industri kulit dan zat warna. Selain aplikasi tersebut, terdapat fungsi penerapan konsep larutan penyangga ini dalam tubuh manusia seperti pada cairan tubuh. Cairan tubuh ini bisa dalam cairan intrasel maupun cairan ekstrasel. Dimana sistem penyangga utama dalam cairan intraselnya seperti H2PO4- dan HPO42- yang dapat bereaksi dengan suatu asam dan basa. Adapun sistem penyangga tersebut, dapat menjaga pH darah yang hampir konstan yaitu sekitar 7,4. Selain itu penerapan larutan penyangga ini dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari seperti pada obat tetes mata.